International

SABATON Berkolaborasi Dengan Nothing More Rilis Single “Crossing The Rubicon”

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

Sabaton Crossing The Rubicon

SABATON, band power metal asal Swedia yang dikenal sebagai salah satu nama terbesar di kancah internasional, resmi melepas single terbaru berjudul “Crossing The Rubicon” pada hari ini. Dalam rilisan tersebut, mereka menghadirkan kolaborasi dengan Jonny Hawkins (vokal) dan Mark Vollelunga (gitar) dari band rock alternatif asal Amerika, Nothing More.

Versi kolaborasi ini sudah mulai diputar di berbagai radio, sementara versi original akan dimuat dalam album studio ke-11 SABATON, “LEGENDS”, yang dijadwalkan rilis 17 Oktober mendatang lewat label Better Noise Music.

Joakim Brodén, vokalis SABATON, menyebut kolaborasi ini sebagai momen yang istimewa. “Bekerja dengan saudara kami dari Amerika, Nothing More, adalah pengalaman luar biasa. Mereka langsung jatuh cinta dengan lagunya dan antusias untuk ikut terlibat. Ada energi yang tidak biasa ketika dua dunia musik dipertemukan,” ujarnya.

Pär Sundström, bassis SABATON, menambahkan bahwa kerja sama tersebut memberi dimensi baru pada karya mereka. “Kerja bareng Nothing More membawa sentuhan unik yang bikin lagu ini semakin hidup. Ini hadiah spesial untuk fans kami sekaligus penggemar mereka,” jelasnya.

Nothing More Band

Band Nothing More (doc. Band)

“Crossing The Rubicon” mengangkat kisah Julius Caesar, tokoh legendaris Romawi yang dikenal karena keputusannya menyeberangi Sungai Rubicon, sebuah langkah yang memicu perang saudara sekaligus mengubah arah sejarah dunia.

Lagu ini menampilkan riff gitar megah, paduan suara penuh tenaga, serta narasi khas SABATON yang selama ini menjadi identitas utama mereka. Dengan pendekatan tersebut, band ini kembali menegaskan reputasinya sebagai pengisah sejarah paling berpengaruh di ranah metal modern.

Album terbaru mereka, “LEGENDS”, akan hadir dalam berbagai format fisik, termasuk edisi eksklusif vinyl “Julius Caesar Edition”. Selain mengisahkan Caesar, album ini juga mengeksplorasi kisah tokoh-tokoh legendaris lain seperti Jeanne d’Arc, Napoleon Bonaparte, hingga samurai legendaris Jepang, Miyamoto Musashi.

Bagi penggemar, rilisan ini adalah perayaan sejarah melalui lensa metal yang megah. Dengan kolaborasi internasional dan cerita yang relevan lintas zaman, SABATON tampak siap meneguhkan kembali posisinya sebagai band power metal yang tak hanya mendominasi panggung dunia, tetapi juga merangkul warisan sejarah dengan cara yang unik.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *