International

“Shallow” Buka Babak Baru Black Honey Dalam Narasi Musik Yang Lebih Gelap

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

Black Honey
Black Honey / press

Setelah mengumumkan album baru berjudul ‘Soak’ yang akan dirilis pada 15 Agustus 2025 melalui Foxfive Records, Black Honey meluncurkan single terbaru mereka yang berjudul “Shallow”. Lagu ini hadir sebagai anthem dengan lirik yang tajam, menunjukkan sisi sinis dari band asal Inggris ini.

“Shallow” bisa dianggap sebagai kritik diri sekaligus pengakuan atas kontradiksi yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari manusia modern.

Vokalis Izzy B. Phillips menjelaskan bahwa lagu ini membahas tentang “kerusakan mental, kemunafikan, dan tetap terlibat dalam percakapan sosial meskipun merasa canggung dan tidak nyaman”. Ia menggambarkan lagu ini sebagai “melihat dunia dari kejauhan, sambil merangkum seluruh pengalaman manusia dalam dua kalimat yang mudah dicerna dan dibagikan sebagai clickbait”.

Secara musikal dan visual, ‘Soak’ dianggap sebagai perubahan dari arah sebelumnya yang banyak dipengaruhi oleh estetika sinematik. Alih-alih atmosfer film noir atau glamor klasik yang sering diasosiasikan dengan rilisan sebelumnya, album ini terinspirasi oleh gaya retrofuturisme ala Stanley Kubrick, lengkap dengan nuansa aneh dan visual yang mengganggu.

Black Honey Band Shallow

Bagi Phillips, ‘Soak’ adalah ruang pribadi untuk merenungkan dekade terakhir dalam hidupnya, yang dipenuhi dengan tur, penciptaan musik, dan perjuangan sebagai seorang penyintas adiksi.

Album ini seperti membongkar lapisan-lapisan dari pengalaman yang kacau, romantis, membingungkan, memabukkan, indah, dan rusak,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa pandangannya tentang diri sendiri, sosok yang ia kira seharusnya ia jadi, dan dirinya yang sekarang terasa sangat berbeda. “Tapi aku sudah berdamai dengan semua itu, dan kurasa aku siap untuk menerimanya.”

Dengan “Shallow” sebagai pembuka, Black Honey tampaknya tidak hanya ingin mempersembahkan materi baru, tetapi juga mengajak pendengarnya untuk memasuki fase paling jujur dari perjalanan mereka.

Album ‘Soak’ menjadi catatan transisi, bukan hanya dalam estetika dan suara, tetapi juga dalam cara mereka memandang dunia dan diri mereka sendiri.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *