New Albums

Spirit Of Mondays Menyusuri Sisi Gelap Relasi Manusia Di Debut EP “HEARTBREAKER”

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

Spirit Of Mondays

Kota Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai pusat seni dan budaya, tetapi juga telah lama menjadi lahan subur bagi perkembangan musik blues rock di Indonesia. Dari kafe kecil, gig mahasiswa, hingga panggung festival, nuansa blues yang berpadu dengan energi rock menemukan tempatnya di kota ini.

Musik dengan akar emosi yang dalam dan riff gitar yang meliuk itu terus melahirkan band-band baru yang berani mengolah tradisi lama menjadi sesuatu yang relevan bagi generasi sekarang. Salah satu yang kini menancapkan jejak adalah Spirit Of Mondays, atau yang akrab disebut SOMO.

Band asal Yogyakarta ini akhirnya merilis EP perdana mereka berjudul “HEARTBREAKER” pada Senin, 8 September 2025. Sebuah mini album berisi lima lagu yang langsung membuka percakapan emosional tentang cinta, luka, dan sisi gelap dari hubungan yang tidak pernah benar-benar selesai. Dirilis secara digital di berbagai platform musik, karya ini menancapkan posisi SOMO dalam peta musik blues rock Indonesia yang semakin ramai.

“HEARTBREAKER” menghadirkan kisah romantisme kelam tentang sosok pecinta yang terlihat sempurna, tetapi justru meninggalkan jejak hancur bagi setiap orang yang jatuh ke pelukannya. Lewat lima trek, SOMO mengajak pendengar menyusuri lorong gelap cinta yang penuh manipulasi, luka, dan kekosongan yang tertinggal setelah pengkhianatan.

Materi semacam ini memberi kedalaman lebih pada musik mereka, tidak hanya sekadar perayaan patah hati, tetapi juga refleksi tentang keberanian untuk bertahan, menerima kenyataan, dan berdiri kembali setelah jatuh.

Band Spirit Of Mondays

Secara musikal, EP ini memadukan riff gitar blues yang pekat dengan beat rock yang menghentak, menciptakan atmosfer sendu sekaligus penuh tenaga. Lirik yang tajam, kerap dibungkus metafora, memperkuat kesan bahwa SOMO tidak main-main dalam mengeksekusi konsepnya.

“HEARTBREAKER” bukan hanya catatan duka, melainkan perjalanan emosional yang bisa dekat dengan siapa saja yang pernah merasa dikhianati oleh cinta. Dari awal hingga akhir, tiap lagu membentuk alur yang saling melengkapi, menciptakan pengalaman mendengar yang imersif.

Spirit Of Mondays dibentuk pada 12 November 2019, berawal dari lingkaran mahasiswa yang tergabung dalam sebuah organisasi kampus. Tiga orang yang kemudian menjadi tulang punggung band adalah Simon Jorgi Nainggolan pada vokal, Otniel Sarumaha di gitar, dan Raihan Aprilla di bass. Dengan formasi sederhana itu, mereka berhasil membangun karakter suara yang konsisten, memadukan kerentanan emosional dengan energi rock yang mentah.

Nama Spirit Of Mondays dipilih dengan filosofi yang cukup unik. “Semangat Hari Senin” menjadi terjemahan literalnya, terinspirasi dari rasa jenuh yang banyak orang alami setiap kali harus mengawali pekan baru setelah akhir pekan yang menyenangkan. Dari situ, mereka mengartikannya sebagai dorongan untuk menemukan semangat meski harus menghadapi rutinitas berat, dan filosofi itu kini terasa juga dalam musik mereka yang bercerita tentang jatuh dan bangkit kembali.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *