Flash News
Synchronize Fest Buka Penjualan Loyalty Ticket 2026 Sekaligus Gerakan Menanam Mangrove
Euforia tiga hari gelaran Synchronize Fest edisi ke-10 yang berlangsung pada 3, 4, dan 5 Oktober 2025 masih terasa hangat di ingatan para warga-wargi. Tahun ini, festival musik lintas genre itu tak hanya merayakan satu dekade perjalanan, tapi juga menegaskan komitmennya terhadap kesadaran sosial dan isu lingkungan yang telah menjadi bagian penting dari identitasnya.
Sejak 2019, Synchronize Fest konsisten menjalankan berbagai inisiatif untuk mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan festival. Upaya tersebut dilakukan melalui cara-cara sederhana namun efektif yang bisa dilakukan langsung oleh para pengunjung. Mulai dari pengelolaan sampah selama acara, penyediaan stasiun isi ulang air minum, hingga kampanye “bring your own tumbler” yang kini sudah menjadi kebiasaan di antara pengunjung setianya.
Area baru Hall D2 juga menjadi ruang untuk menampilkan karya instalasi ramah lingkungan, banyak di antaranya dibuat dari limbah plastik yang dikumpulkan oleh warga-wargi sendiri. Selain itu, program “Bike to Synchronize” kembali digelar dengan jumlah peserta yang meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya, sebuah tanda bahwa kesadaran ekologis mulai tumbuh dalam komunitas penikmat musik ini.
Sebagai bentuk kelanjutan dari semangat tersebut, Synchronize Fest mengumumkan program #WargaWargiMenanam. Melalui inisiatif ini, setiap pembelian tiket untuk edisi 2026 akan turut menyumbang donasi bagi penanaman mangrove di Kepulauan Seribu, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Langkah ini memperkuat citra Synchronize bukan hanya sebagai festival musik, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang punya dampak nyata bagi lingkungan.
Penjualan Loyalty Ticket untuk Synchronize Fest 2026 telah dibuka sejak 15 Oktober 2025. Tiket dijual dengan harga Rp. 350.000 untuk tiga hari penuh dan bisa didapatkan melalui situs resmi www.synchronizefestival.com. Selain menawarkan harga bersahabat, tiket ini juga menjadi bentuk partisipasi warga-wargi dalam gerakan penghijauan yang lebih luas.
Selama satu dekade, Synchronize Fest telah tumbuh menjadi ruang perayaan musik yang inklusif, tempat generasi dan genre bertemu dalam satu frekuensi. Kini, lewat gerakan #WargaWargiMenanam, festival ini melangkah lebih jauh, mengajak semua pihak untuk bukan hanya bernyanyi bersama, tapi juga menanam harapan baru bagi bumi.

