New Tracks
The 0267 Rilis “Cherry Smoke” Untuk Merayakan Rasa Yang Terjebak Di Masa Lalu
Unit indie rock asal Karawang, The 0267, resmi menambah katalog karya mereka lewat perilisan single terbaru berjudul “Cherry Smoke” yang meluncur pada 16 Januari 2026 melalui label independen Coming Here For You (CHFY).
Lagu ini menggambarkan hubungan yang tak pernah sepenuhnya selesai, tentang seseorang yang telah pergi secara fisik, tetapi masih menghantui pikiran. Sebuah kisah romansa yang getir, namun terasa terlalu manis untuk dilupakan.
Alih-alih memberikan resolusi atau penerimaan yang menenangkan, “Cherry Smoke” justru memilih untuk berlama-lama di ruang abu-abu. Lagu ini mengisahkan tentang kenangan yang dipelihara, perasaan yang berputar tanpa arah yang jelas, dan kenyamanan aneh yang muncul dari mengulang luka yang sama. The 0267 tidak berusaha menyederhanakan emosi tersebut, melainkan membiarkannya tumbuh dan bernapas sepanjang lagu.
Ditulis oleh Fergy Afriza, “Cherry Smoke” menyorot detail-detail kecil yang sering kali justru paling berkesan. Aroma malam yang tertinggal, kebohongan yang disimpan dalam diam, hingga kebiasaan memutar ulang momen yang sejatinya tak pernah terjadi, menjadi fragmen utama dalam liriknya.
Pendekatan ini membuat lagu terasa personal tanpa harus terdengar berlebihan, seolah pendengar diajak mengintip isi kepala seseorang yang terlalu lama berjuang dengan kenangan yang tidak nyata.
Secara musikal, The 0267 tetap berpijak pada karakter yang sudah mereka bangun sebelumnya, seperti yang terdengar dalam single “She’s Not Sunshine In His Gloom”. “Cherry Smoke” menjelajahi wilayah rock alternatif yang gelap, dengan melodi yang tenang tapi menekan di beberapa bagian lagu. Aransemen dibangun perlahan, memberi ruang bagi dinamika untuk berkembang secara natural.
Produksi lagu ini dikerjakan oleh The 0267 bersama Fakhri Nurluthfi yang menciptakan suara yang intim dan padat, sekaligus memberi ruang bagi lirik untuk beresonansi dan menghantui pendengarnya tanpa banyak distraksi.
Aspek visual juga memainkan peran penting dalam narasi “Cherry Smoke”. Artwork yang diciptakan oleh hufy dufy ini menampilkan dua buah ceri di atas piring putih, diletakkan di ruang sunyi dengan pencahayaan temaram.
Visual ini menghadirkan kesan manis sekaligus kosong, seolah menjadi sisa dari kehangatan yang pernah ada. Tidak benar-benar hancur, tetapi juga tidak utuh. Sebuah metafora sederhana untuk perasaan yang masih bertahan, meski perubahan sudah tak terhindarkan.
Dengan “Cherry Smoke”, The 0267 kembali menunjukkan ketertarikan mereka pada cerita-cerita kecil yang sering luput dibicarakan. Lagu ini tidak berusaha tampil dramatis, melainkan jujur pada kebingungan emosional yang kerap dialami banyak orang. Sebuah pengingat bahwa tidak semua kisah harus selesai untuk bisa dikenang.
“Cherry Smoke” kini sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming digital. Bagi pendengar yang akrab dengan romansa pahit dan kenangan yang sulit dilupakan, single ini memberikan kesempatan untuk berhenti sejenak dan mengakui bahwa ada rasa yang memang terlalu manis untuk dilepaskan.
