International
The Charlatans Luncurkan Single “Deeper and Deeper” Jelang Album Terbaru
The Charlatans akan merilis album terbaru mereka berjudul ‘We Are Love‘ pada 31 Oktober mendatang melalui BMG. Menjelang perilisan tersebut, band asal Inggris ini membagikan single terbaru berjudul “Deeper and Deeper” yang memperlihatkan sisi eksploratif dari perjalanan panjang mereka di dunia musik.
Formasi The Charlatans saat ini terdiri dari Tim Burgess (vokal), Martin Blunt (bass), Mark Collins (gitar), Tony Rogers (keyboard), dan Pete Salisbury (drum). Single terbaru mereka hadir dengan nuansa yang langsung menghantam pendengar sejak detik pertama, dipandu dentuman organ Hammond yang khas dan diperkuat bassline yang intens sekaligus adiktif.
Dalam siaran persnya, Burgess menggambarkan lagu ini sebagai sesuatu yang penuh urgensi. “Lagu ini seperti “Altered States” bertemu “Pincher Martin”. Organ Hammond membuka jalan dan kemudian membawamu ke dalam alur bassline yang energik. Ada perasaan untuk menyerah pada apa yang mengelilingi kita. Kadang, itu memang arah yang harus diambil, meskipun jawabannya baru terasa ketika kita sudah tidak bisa kembali,” ungkapnya.
Album ‘We Are Love’ digarap bersama Dev Hynes, sosok di balik proyek Blood Orange, yang turun sebagai co-producer. Fred Macpherson juga terlibat dalam produksi, sementara nama legendaris Stephen Street, yang pernah bekerja dengan The Smiths, Blur, dan The Cranberries, turut memberi kontribusi. Proses rekaman dilakukan di Rockfield, Wales, serta studio milik mereka sendiri, Big Mushroom, di Middlewich, Cheshire.
Bagi The Charlatans, kembali ke Rockfield bukan hanya pilihan teknis, melainkan juga keputusan simbolis. Burgess menyebut bahwa kehadiran mereka di sana berkaitan dengan ide hauntology dan psychogeography, sebuah cara untuk meresapi jejak sejarah yang sudah mereka tinggalkan.
“Itu penting sebagai penghormatan bagi setiap anggota yang pernah bermain di band ini. Kami menghormati diri kami sendiri, masa lalu kami, merasakan energinya, dan menghidupkannya kembali dengan sesuatu yang baru,” jelasnya.

The Charlatans (credit: Cat Stevens)
Perilisan ‘We Are Love’ menjadi tanda kembalinya The Charlatans ke format album penuh setelah absen cukup panjang. Album terakhir mereka, ‘Different Days’ dirilis pada 2017 melalui label yang sama, BMG.
Namun, masa jeda itu bukan berarti tanpa aktivitas. Tim Burgess, sang vokalis, justru semakin produktif dengan proyek solonya. Ia merilis sejumlah album, seperti ‘Typical Music pada 2022, menginisiasi sesi mendengarkan album secara kolektif di Twitter yang sempat populer, hingga menulis buku. Di sisi lain, The Charlatans tetap menjaga eksistensi mereka lewat tur yang konsisten.
Dengan keterlibatan nama besar di balik layar dan semangat untuk menyambungkan sejarah dengan visi baru, ‘We Are Love’ tampak disiapkan sebagai proyek ambisius yang merangkum perjalanan panjang sekaligus menghadirkan dimensi baru dari The Charlatans.
Hadirnya single “Deeper and Deeper” seolah menjadi undangan awal bagi para pendengar untuk kembali menyelami dunia musik mereka yang selalu kaya tekstur, melodi, dan cerita.
