International
The K’s Rilis ‘Pretty On The Internet”, Anthem Indie Rock Untuk Dunia
Berita utama kali ini adalah tentang The K’s, salah satu band yang paling dicintai dari skena indie rock di North West Inggris dalam dekade terakhir. Mereka kembali dengan album kedua yang berjudul ‘Pretty On The Internet‘. Setelah sukses dengan album debut ‘I Wonder If The World Knows’ yang berhasil menembus lima besar tangga lagu Inggris, grup asal Earlestown ini membuktikan bahwa mereka bukan band satu hit wonder. Album baru ini tidak menunjukkan tanda-tanda ‘sophomore slump‘ sama sekali.
Didukung basis penggemar fanatik yang terus berkembang, The K’s semakin mantap dengan arah musik yang mereka usung. ‘Pretty On The Internet’ berisi sederet lagu yang mampu menghidupkan suasana, cocok dinyanyikan di festival atau gedung konser penuh sesak.
Tapi bukan berarti album ini hanya berisi formula lama. Justru sebaliknya, The K’s berhasil menampilkan variasi yang cukup segar untuk mencegah rasa jenuh, tanpa kehilangan ciri khas mereka. Tuduhan bahwa mereka hanya sekadar “indie generik” generasi baru dengan cepat terpatahkan.
Album ini dibuka dengan “Before I Hit the Floor”, lagu penuh energi dengan riff gitar adiktif, chorus yang gampang diingat, dan bridge antemik yang langsung melekat. Vokal khas Jamie Boyle langsung mencuri perhatian, mempertegas posisi mereka di antara kerumunan band indie lainnya.
Setelah beberapa trek penuh semangat khas The K’s, suasana mendadak berubah saat “Helen, Oh, I” muncul. Lagu ini menunjukkan sisi lain dari The K’s yang lebih emosional. Dibangun dengan aransemen orkestra dan tempo yang lebih pelan, “Helen, Oh, I” menghadirkan keintiman dan kedalaman yang jarang ditemui dalam album semacam ini. Sebuah balada lima menit yang tulus dan menyentuh, didukung oleh vokal Boyle yang mentah namun penuh empati. Lagu ini muncul tepat ketika album mulai terasa repetitif, dan justru menjadi penyelamat.
Namun atmosfer tenang tak bertahan lama. “Picking Up the Pieces” langsung mengembalikan semangat. Lagu ini bukan hanya salah satu yang terbaik di album, tetapi juga menjadi asal usul judul ‘Pretty On The Internet’. Dengan chorus paling kuat dari seluruh album dan komposisi yang simpel, lagu ini layak jadi kandidat utama untuk jadi favorit fans baru maupun lama.

The K’S (Credit: Jasmine Hume)
Menjelang akhir album, kekhawatiran akan penurunan kualitas sirna begitu saja. “Sold It, Own It” dimulai perlahan sebelum meledak jadi salah satu momen gitar terbaik di album ini, lengkap dengan chorus yang menyaingi “Picking Up the Pieces” dalam hal hook. Lirik “eat the rich” jadi sentuhan politis yang menyegarkan dan menegaskan bahwa The K’s bukan sekadar band hiburan.
“Running Away Now” membawa warna berbeda. Ini adalah contoh terbaik dari apa yang disebut sebagai anthem indie rock sejati. Lagu ini memamerkan kemampuan musikal para personel secara utuh, mereka tak cuma andal menulis lagu catchy, tapi juga solid sebagai musisi.
Album ditutup dengan indah oleh “Perfect Haunting”. Suasana megah yang dihadirkan oleh instrumen string dan piano menjadikan lagu ini seolah-olah merupakan kelanjutan dari “Helen, Oh, I”, tetapi dengan bobot emosional yang jauh lebih mendalam. Sebuah penutup yang membuktikan bahwa The K’s jauh dari sekadar band indie satu dimensi.
Secara keseluruhan, ‘Pretty On The Internet’ adalah album kedua yang matang dan penuh kejutan. The K’s berhasil menjaga keseimbangan antara memuaskan penggemar lama dengan gaya mereka yang familiar, sambil tetap berani mencoba pendekatan baru yang menunjukkan kedalaman dan keberanian artistik. Mereka bukan hanya sekadar poster band indie, tetapi band yang tahu siapa mereka dan ke mana mereka ingin melangkah.

