International

Twin Atlantic Kembali Menggempur Lewat Single Baru “Don’t Quit It”

Diterbitkan

pada

Twin Atlantic

Twin Atlantic kembali dengan single anyar bertajuk “Don’t Quit It”, sebuah lagu alt-pop penuh ledakan energi yang terasa seperti kombinasi antara anthem stadion, musik pesta larut malam, dan luapan emosi yang dilepas tanpa batas. Band asal Skotlandia ini terdengar lebih bebas dan spontan, tapi tetap mempertahankan karakter besar yang selama ini melekat pada musik mereka: riff yang masif, chorus yang mudah diingat, dan emosi yang terasa mentah.

“Don’t Quit It” juga menjadi rilisan pertama Twin Atlantic bersama label independen Dance To The Radio. Lagu ini membuka periode baru bagi mereka setelah tahun lalu merayakan satu dekade perjalanan karier yang penuh tur panjang, perubahan musikal, dan lagu-lagu yang tumbuh besar di panggung festival.

Ditulis oleh sang vokalis, Sam McTrusty, “Don’t Quit It” tercipta dari perasaan tentang sesuatu yang sulit untuk dilepaskan. Ini bisa merujuk pada seseorang, mimpi, obsesi, atau hal-hal yang terus menguras emosi tetapi tetap dicintai. Lagu ini berbicara tentang bertahan, menerima luka, dan terus melangkah meskipun menyadari bahwa tidak semuanya berjalan dengan baik.

Kadang ada sesuatu yang membuatmu frustrasi, melelahkan, bahkan menyakitkan, tapi kamu tetap tidak bisa meninggalkannya karena itu sudah menjadi bagian dari hidupmu”, kira-kira begitu inti yang coba disampaikan Twin Atlantic lewat lagu ini.

Twin Atlantic Band

Secara musikal, mereka terdengar seperti sedang benar-benar menikmati prosesnya. Beat elektronik yang mengingatkan pada Daft Punk berpadu dengan gitar tebal dan groove yang bergerak cepat. Ada nuansa dance-rock yang hidup, tetapi tetap dikemas dengan emosi khas Twin Atlantic yang melodramatis.

Menariknya, lagu ini tidak terasa terlalu “rapi”. Justru di situlah letak kekuatannya. Twin Atlantic membiarkan energi lagu bergerak liar tanpa banyak batasan. Chorus-nya terdengar seperti dibuat untuk diteriakkan bersama di konser, sementara instrumen di belakangnya terus mendorong lagu bergerak tanpa kehilangan tenaga.

“Don’t Quit It” juga terasa spesial karena mempertemukan kembali empat personel awal Twin Atlantic dalam satu lagu setelah tiga album terakhir. Formasi yang terdiri dari Sam McTrusty, Ross McNae, Barry McKenna, dan Craig Kneale menghadirkan chemistry lama yang dulu membuat band ini dikenal lewat anthem-anthem rock emosional yang megah.

Selama bertahun-tahun, Twin Atlantic memang dikenal sebagai band yang mampu bermain di antara rock alternatif, pop modern, dan atmosfer arena rock tanpa kehilangan identitas. Pengaruh dari Nirvana, The Cure, hingga Muse masih terasa samar di musik mereka, tetapi kini diterjemahkan dengan cara yang lebih ringan dan eksploratif.

Ada rasa seperti mendengar sebuah band yang kembali menemukan alasan kenapa mereka dulu mulai bermain musik. “Don’t Quit It” terdengar penuh kebebasan, tanpa terlalu sibuk mengejar formula tertentu. Twin Atlantic memilih untuk bersenang-senang, membiarkan emosinya berbicara, dan mengubah semuanya menjadi anthem besar yang terasa hidup sejak detik pertama diputar.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *