New Tracks

WUSS Rilis “Born in February”, Pengakuan Personal Tentang Identitas Dan Ketahanan

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

Wuss Band
WUSS (credit: Gesta)

Setelah memperkenalkan single “Where It Begins” pada 2025, unit musik WUSS kembali hadir dengan karya baru berjudul “Born in February”. Lagu ini lahir dari ruang personal yang merefleksikan pengalaman tumbuh di antara sorotan dan kekacauan, sekaligus menjadi pernyataan tentang posisi yang sering kali terabaikan.

Ditulis oleh Brilyan Prathama Putra dan Sabiella Maris, single ini menyoroti pengalaman menjadi “anak kedua”, sebuah posisi yang sering dipandang sekadar urutan, bukan identitas yang utuh.

Bagi WUSS, tema tersebut adalah metafora tentang bagaimana seseorang tumbuh di bawah bayang-bayang perbandingan. Brilyan menggambarkan anak kedua seolah berdiri di antara dua dunia: satu penuh sorak-sorai, sementara yang lainnya hanya dilihat sebelah mata.

Posisi ini sering kali dianggap sepele, padahal menyimpan dinamika emosional yang kompleks. Lewat “Born in February”, WUSS mencoba memotret sudut pandang tersebut sebagai pengalaman yang layak dirayakan, bukan disesali.

Band WUSS single Born in February

Formasi WUSS yang terdiri dari Sabiella Maris pada vokal dan gitar, Brilyan Prathama Putra pada vokal dan gitar, Rara Harumi pada bass, serta Rufa Hidayat pada drum, memanfaatkan lagu ini sebagai medium untuk menolak anggapan bahwa urutan menentukan nilai seseorang.

Mereka menekankan bahwa bertahan dan terus bergerak sering kali memerlukan usaha yang lebih besar dibanding sekadar menjadi yang pertama. Dalam narasi lagu, posisi kedua digambarkan hidup di bawah perbandingan tanpa henti, di mana suara bisa dengan mudah tenggelam oleh hal-hal yang dianggap lebih penting.

Alih-alih meminta maaf karena berbeda, WUSS memilih untuk merangkul keunikan tersebut sebagai sumber energi kreatif. “Born in February” mengalir dengan semangat yang liar dan lentur, menempatkan keberanian untuk terus melangkah sebagai inti dari pesannya.

Bagi mereka, kata “kedua” bukan lambang kekalahan, melainkan simbol ketahanan. Lagu ini berbicara tentang tumbuh tanpa banyak tepuk tangan, tetap berani menatap kemungkinan, dan menemukan ruang paling jujur untuk menjadi diri sendiri.

Band WUSS Malang

Proses produksi single ini berlangsung sekitar satu bulan, dimulai pada pertengahan Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Sabiella menulis lirik lagu, sementara seluruh personel terlibat dalam pengembangan komposisi. Kolaborasi internal ini membantu merangkai dinamika emosional lagu menjadi satu kesatuan yang solid, mencerminkan identitas kolektif WUSS sebagai band.

Di saat yang sama, WUSS tengah menyiapkan album penuh sebagai kelanjutan dari rangkaian single mereka. Album tersebut direncanakan memuat 12 lagu, dengan satu single tambahan yang akan dirilis sebagai pengantar sebelum peluncuran resmi.

Single terakhir ini disebutkan akan menghadirkan kolaborasi dengan musisi dari luar Jawa Timur, yang akan memperluas jangkauan kreatif mereka. Band ini berharap seluruh proses produksi berjalan lancar sehingga album dapat segera diperkenalkan kepada publik.

“Born in February” resmi dirilis di seluruh platform streaming digital pada 6 Februari 2026. Melalui single ini, WUSS menyampaikan pernyataan artistik yang tegas tentang identitas, ketahanan, dan keberanian untuk terus bermimpi, bahkan ketika sorotan tidak selalu mengarah pada mereka.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *