Music News

In Inertia Sambangi CAN Festival 2026, Usung Ambient Post-Rock Dari Indonesia

Profile photo ofamelia

Diterbitkan

pada

In Inertia

Band instrumental asal Indonesia, In Inertia, dipastikan akan tampil dalam CAN Festival 2026 yang berlangsung pada 17 hingga 19 April di Zhoushan, China. Mereka dijadwalkan naik panggung pada 18 April, sebuah penampilan yang menjadi kali pertama bagi proyek musik ini tampil di China. Dalam susunan lineup tahun ini, In Inertia hadir sebagai satu-satunya perwakilan Asia di luar China, di tengah dominasi musisi dari Eropa dan Amerika.

CAN Festival dikenal sebagai salah satu festival dengan kurasi yang cukup spesifik dalam lanskap musik alternatif dunia. Fokusnya berada pada spektrum post-rock, shoegaze, ambient, hingga eksperimental. Digelar di kawasan Daqingshan Scenic Area di Pulau Zhoushan, festival ini menghadirkan pengalaman yang tidak hanya berpusat pada musik, tetapi juga lanskap alam yang menggabungkan pantai dan pegunungan.

Dalam beberapa tahun terakhir, CAN Festival berkembang sebagai salah satu titik temu penting bagi skena instrumental independen di China.

Sejumlah nama internasional turut mengisi lineup tahun ini, di antaranya The Jesus and Mary Chain, Balmorhea, Blue Foundation, Caroline, hingga Covet. Kehadiran nama-nama tersebut memperkuat posisi festival sebagai ruang pertemuan lintas negara bagi musisi dengan pendekatan sonik yang saling beririsan.

Bagi In Inertia, tampil di festival ini bukan hanya tentang panggung internasional, tetapi juga tentang bertemu langsung dengan pendengar yang telah mendukung mereka secara organik. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka mencatat peningkatan minat dari audiens di China, baik melalui distribusi rilisan fisik maupun respons di berbagai platform digital.

Band In Inertia

Annissa Utami dari In Inertia mengungkapkan bahwa basis pendengar di China sebenarnya sudah terbentuk sejak lama.

“Kami sudah cukup lama melihat ada pendengar dari China yang terus berkembang. Kami sering menerima pesanan rilisan fisik dari sana, bahkan sejak kami belum aktif manggung. Belakangan juga terlihat album kami masuk daftar top album post-rock di platform seperti Xiaohongshu, dan sejak pengumuman CAN Festival, banyak yang langsung mengikuti dan menyampaikan antusiasme mereka,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kedekatan dengan audiens tersebut mulai terasa lebih nyata ketika beberapa pendengar dari China hadir langsung di pertunjukan mereka di Indonesia. “Saat showcase di Jakarta beberapa waktu lalu, ada yang datang khusus dari China untuk menonton. Bagi kami, itu adalah pengalaman yang cukup mengejutkan,” lanjutnya.

Dalam penampilan di CAN Festival, In Inertia akan membawakan materi dari album debut “To Whom It May Concern” serta EP “Efflorescence”. Dengan karakter musik yang memadukan ambient, post-rock, dan sentuhan pop dalam lanskap yang atmosferik dan sinematik, mereka menghadirkan pendekatan yang cenderung lebih lembut dan reflektif dibandingkan kecenderungan post-rock pada umumnya.

Rasanya menyenangkan akhirnya bisa tampil di China. Seperti bertemu langsung dengan pendengar yang selama ini hanya kami lihat dari kejauhan,” kata Annissa.

Kehadiran In Inertia dalam festival ini memperluas jangkauan mereka di tingkat internasional, sekaligus memperlihatkan bagaimana musik instrumental dari Indonesia dapat berkontribusi dalam percakapan global yang semakin inklusif.

Di tengah lineup yang berisi nama-nama dengan pengaruh kuat dalam skena post-rock dan ambient, partisipasi mereka menunjukkan bahwa pendekatan musikal dari Asia Tenggara memiliki ruang dan relevansi dalam lanskap yang lebih luas.

In Inertia merupakan proyek musik asal Jakarta yang dibentuk oleh Fitrah Akbar dan Annissa Utami pada 2020. Mereka dikenal melalui komposisi yang mengedepankan tekstur gitar berlapis, vokal yang ringan, serta lapisan sintesizer yang membangun suasana. Pendekatan ini menghasilkan karya yang tidak hanya berfokus pada struktur musik, tetapi juga pengalaman mendengarkan yang bersifat kontemplatif dan emosional.

Poster CAN Festival 2026

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *