New Albums

Jason Ranti Berhasil Membuka “Tirani Punk” Dongker Di Album ‘I Don’t Know and I Dongker’

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

Jason Ranti dan Dongker

Ketika pertama kali bertemu dengan band punk asal Bandung, Dongker, Jason Ranti melontarkan kalimat yang tak biasa. “Hai Dongker, kamu mau nggak saya bantu keluar dari “tirani punk” Dongker?” ucapnya. Ungkapan tersebut, yang awalnya terdengar seperti canda, kini justru berbuah pada pertemuan dua energi lintas genre dan generasi yang menghasilkan sebuah karya bersama.

Di penghujung Agustus ini, Jason Ranti dan Dongker merilis album kolaborasi bertajuk ‘I Don’t Know and I Dongker’. Album ini tak hanya menggabungkan musik folk ala Jason dengan punk keras khas Dongker, tetapi juga menjadi wadah bagi seni rupa, kegelisahan, dan romantisme yang tumbuh di Bandung. “Album ini tidak wajib didengar, tapi setidaknya keseharian kami terekam di sana,” ujar Delpi Suhariyanto, vokalis Dongker.

Album berdurasi total 31 menit 6 detik ini berisi sembilan lagu. Enam trek utama di antaranya “salah display,” “disarankan di bandung,” “aku bosan,” “kabur dari rumah,” serta dua versi “tang ting tung.” Selain itu, tiga bonus track melengkapi perjalanan album: versi akustik dari “disarankan di bandung,” “selamat tidur,” dan sebuah penutup berdurasi panjang berjudul “konservasi konflik dan hal-hal yang lain (Reprise)”.

Kolaborasi Jason Ranti dan Dongker

Bagi Dongker, kolaborasi ini bak mimpi yang akhirnya terwujud. Delpi, Arno Zarror, dan Dzikrie Arethusa sejak masa kuliah di ITB sudah mengagumi Jason Ranti. Nama Jason bahkan sempat mereka masukkan dalam lagu “Merusak Kesenangan”, lewat lirik “musik indie dan Jason Ranti”. Meski begitu, Jason sendiri mengaku awalnya tidak mengenal Dongker secara mendalam. “Aku nggak tahu siapa itu Dongker. Cuma tahu kenakalan-kenakalan mereka saja,” katanya sambil tertawa.

Perjalanan menuju kolaborasi ini bermula dari panggung Tau Tau Festival Bandung, saat Dongker mendapat kesempatan berkolaborasi dengan musisi lain. Nama Jason Ranti muncul sebagai pilihan pertama. Setelah Jason setuju, mereka pun mulai berproses di sebuah studio kecil di Bandung. Jamming menjadi titik awal lahirnya banyak ide.

Mas Jeje (panggilan akrab Jason Ranti) spontan sekali, tiba-tiba muncul nada, muncul lagu,” kenang Arno. Dzikrie menambahkan, beberapa lagu bahkan tercipta secara instan, seperti “salah display” yang berawal dari Jason tiba-tiba menyanyikan nama Jim Supangkat.

Proses kreatif ini berlangsung di Bandung dan Jakarta, dan selesai dalam waktu dua bulan. Salah satu tantangan adalah gaya hidup Jason yang sejak beberapa tahun terakhir berhenti menggunakan gawai.

Komunikasi pun lebih banyak difasilitasi oleh sang istri, yang melihat Dongker sebagai anak-anak muda sopan dan penuh semangat. Meski terbatas secara teknis, intensitas pertemuan mereka di studio membuat hubungan antara Jason dan Dongker kian erat, bukan hanya sebagai rekan kerja, tetapi juga seperti keluarga.

Jason Ranti dan Dongker I Don’t Know and I Dongker

Album ini juga menghadirkan cerita di balik perilisan single. “salah display” menjadi lagu pembuka, dirilis pada Juni 2025, sekaligus diperkaya dengan instalasi seni yang merespons karya Jim Supangkat. Lalu, pada Agustus, mereka merilis “aku bosan” dengan video musik berlatar laundry yang disutradarai Allan Soebakir.

Kini, ‘I Don’t Know and I Dongker’ sudah resmi dirilis pada 22 Agustus 2025 di berbagai kanal digital, dan akan tersedia dalam format fisik: kaset bersama Greedy Dust Records, CD oleh Demajors, serta vinyl lewat PHR Press. Rilisan ini semakin lengkap dengan enam video musik, masing-masing digarap oleh sutradara berbeda.

Sebagai tindak lanjut, Jason Ranti dan Dongker akan menjalani tur lintas kota, dari Jakarta, Bandung, hingga Medan, sebelum menyeberang ke Singapura dan Malaysia. Mereka juga akan tampil di dua festival besar, Pestapora dan Synchronize Fest 2025. Album ini pada akhirnya bukan sekadar hasil pertemuan musik lintas genre, melainkan juga perayaan atas pertemanan, spontanitas, dan kegelisahan yang sama-sama mereka rawat.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *