New Albums
Skaeta Rilis “New Chains, Same Shackles”, Album Personal Tanpa Ingin Menyenangkan Siapapun
Ada periode dalam hidup ketika semuanya terasa berhenti di satu titik. Hari berjalan, tapi arah tidak jelas. Bagi Skaeta, fase itu hadir cukup lama, terutama selama pandemi ketika ruang gerak semakin terbatas, pikiran justru semakin ramai, dan rencana hidup terasa menguap perlahan. Dari situ, album “New Chains, Same Shackles” lahir sebagai catatan pribadi yang jujur dan tidak berusaha terlihat sempurna.
Skaeta, musisi breakcore dan melancholic breakcore asal Banjarbaru, Kalimantan Selatan, resmi merilis album tersebut pada 18 Desember 2025 melalui Anti.Trust Records, label elektronik berbasis di Surabaya. Rilisan ini tidak datang dengan klaim besar atau narasi heroik, tapi hadir dengan tenang, seperti seseorang yang akhirnya memutuskan menulis isi kepalanya sendiri setelah terlalu lama memendam.
Album ini terinspirasi dari pengalaman kesepian yang intens. Musik yang dihadirkan tidak memberikan pelarian dalam bentuk hiburan yang ringan, melainkan kejujuran yang kadang terasa tidak nyaman.
Depressed breakcore, noise emosional, dan struktur yang kacau hadir sebagai refleksi kondisi mental yang tidak stabil. Referensi seperti sewerslvt, Machine Girl, hingga Death’s Dynamic Shroud bukan hanya pengaruh musikal, tetapi juga teman dalam perjalanan kreatifnya.
Skaeta menjelaskan bahwa album ini lahir dari tumpukan kegelisahan yang tidak pernah benar-benar menemukan ruang. Pandemi, malam-malam penuh kecemasan, dan kebiasaan melarikan diri ke musik menjadi fondasi utama. Ia menyebut proyek ini sebagai caranya sendiri untuk mendefinisikan ulang makna “rantai” dan “kebebasan”, dua hal yang sering terasa bertolak belakang tapi justru saling mengikat.
Judul “New Chains, Same Shackles” terdengar seperti kesimpulan pahit setelah seseorang menyadari bahwa perubahan tidak selalu berarti lepas dari beban. Rutinitas bisa berganti, lingkungan bisa baru, cara berpikir bisa disesuaikan, namun masalah lama sering ikut terbawa.
Album ini tidak mencoba memberikan solusi atau pencerahan instan. Ia hanya mengajak pendengar duduk sejenak, menatap belenggu itu tanpa perlu menyangkalnya. Intens, rapuh, dan meledak adalah tiga kata yang bisa menggambarkan keseluruhan isinya, meski urutannya bisa berubah tergantung siapa yang mendengar.
Secara musikal, Skaeta sengaja menghindari kerapian. Suara-suara pecah, potongan sampel yang agresif, dan ritme yang tiba-tiba menghantam tanpa aba-aba menjadi bahasa utama. Kekacauan ini bukan tempelan gaya, melainkan kondisi yang ingin disampaikan apa adanya. Di balik distorsi dan tempo yang tidak ramah, emosi dijaga tetap utuh.
Mayoritas materi di album ini ditulis khusus untuk proyek ini, meskipun beberapa ide lama diangkat kembali karena masih relevan. Semua lagu dirangkai untuk merekam satu fase hidup antara 2020 hingga 2022, di mana perasaan terjebak, berusaha keluar, gagal, dan mencoba lagi hingga akhirnya menemukan sedikit cahaya.
Hampir seluruh proses dikerjakan sendiri oleh Skaeta, mulai dari penulisan hingga mixing. Ini bukan hanya untuk citra independen, tetapi karena cerita ini terasa terlalu pribadi untuk diwakilkan oleh orang lain. Meskipun demikian, peran teman-teman dekat sebagai pendengar awal dan pemberi masukan tetap sangat penting.
Artwork album dikerjakan oleh Bagussatya, seniman asal Pati, Jawa Tengah, yang karyanya dikenal di berbagai proyek seni dan pameran. Visual ini melengkapi nuansa album tanpa perlu banyak penjelasan.
Di luar rilisan ini, Skaeta tetap aktif dengan berbagai proyek lain, mulai dari musik house yang lebih ringan, DJ set, vinyl set, hingga keterlibatannya di program Infinite Crossover di Voices Radio. Semua berjalan berdampingan, tanpa harus saling membenarkan.
“New Chains, Same Shackles” dibuat tanpa target besar. Tidak mencoba mewakili generasi atau menyelamatkan siapa pun. Album ini hanya berusaha jujur pada apa yang menumpuk di kepala, lalu dilepas perlahan lewat suara. Album ini sudah tersedia di seluruh platform digital sejak 18 Desember 2025.
Support Gigsplay Dengan Saweria