Music News

Maliq & D’Essentials Tampil Di JGTC 2025, Bahas Inspirasi Pahlawan Hingga Sekolah Musik Online

Profile photo ofamelia

Diterbitkan

pada

Maliq & D’Essentials Tampil di JGTC 2025
Maliq & D’Essentials (credit: Iwan Suryana)

Maliq & D’Essentials kembali menyalakan semangat Jazz Goes to Campus (JGTC) dengan penampilan yang istimewa dan penuh kehangatan. Di tahun ini, band yang sudah dua dekade lebih mewarnai musik Indonesia itu tampil tidak hanya membawa nostalgia lewat lagu-lagu lama, tetapi juga memperkenalkan warna baru melalui single “Jalan Pulang”.

Lagu tersebut menyentuh sisi emosional banyak pendengar hingga sempat membuat para personel ragu untuk membawakannya di atas panggung.

Kita baru rilis ‘Jalan Pulang’, dan ternyata banyak yang nanggapinya sedih. Jadi waktu mau bawain juga agak enggak tega, tapi ya tetap pengin bawain,” ujar salah satu personel Maliq D’Essentials dalam sesi konferensi pers di Universitas Indonesia, Depok, Minggu (9/11/2025).

Bagi Maliq & D’Essentials, tampil di JGTC selalu memiliki makna yang mendalam. Bukan hanya sekadar membawakan lagu, tetapi juga membangun koneksi yang hangat antara musisi dan penonton. Mereka ingin setiap momen terasa personal, interaktif, dan penuh energi kebersamaan. “Kalau ada JGTC, kita selalu open request. Fans bisa merasakan pengalaman bersama, menikmati momen lewat lagu-lagu yang berarti bagi semua,” ujar mereka.

Untuk menjaga penampilan tetap “baru” di setiap kesempatan, grup ini selalu berusaha menyiapkan dinamika yang berbeda. Setiap setlist mereka buat fleksibel, agar bisa menyesuaikan dengan suasana panggung dan spontanitas penonton.

Di balik performa penuh energi itu, ternyata ada kebiasaan sederhana yang selalu mereka lakukan sebelum naik panggung. Tidak ada ritual mistis, tidak ada persiapan rumit, yang ada hanya peregangan tubuh dan pemanasan ringan.

Ritualnya stretching. Enggak tahu itu unik apa enggak, tapi itu yang selalu kita lakukan,” ujar salah satu personel. Bagi mereka, kebugaran fisik jadi kunci agar energi tetap stabil di atas panggung. “Fisik jadi faktor penting banget, apalagi dengan jadwal yang padat,” tambahnya.

Penampilan Maliq & D’Essentials di Jazz Goes to Campus 2025

Bagi Maliq, menjaga stamina bukan hanya soal profesionalitas, tapi juga bentuk penghargaan untuk penonton. Mereka percaya penampilan terbaik datang dari keseimbangan fisik, mental, dan semangat yang tulus di atas panggung.

Dalam momentum Hari Pahlawan, para personel juga berbagi tentang figur-figur yang menginspirasi perjalanan bermusik mereka. Nama-nama seperti Dian Pramana Putra, Eki Humania, dan Rhoma Irama disebut sebagai sosok yang memberi pengaruh besar. “Mereka ini pahlawan musik buat kita. Dari mereka kita belajar soal nilai, ketulusan, dan tanggung jawab lewat musik,” kata mereka.

Mereka juga menyoroti Ki Hajar Dewantara sebagai sosok yang menginspirasi semangat belajar dan berbagi ilmu. “Ki Hajar bukan hanya tokoh pendidikan, tetapi juga simbol semangat untuk terus menuntut ilmu di mana saja. Itulah yang menginspirasi kita,” kata mereka.

Dari semangat itulah lahir ide besar berikutnya: membangun sekolah musik. Setelah 24 tahun berkarya, Maliq & D’Essentials merasa sudah saatnya berbagi pengalaman dalam bentuk pendidikan. Mereka mengumumkan rencana peluncuran sekolah musik online di awal tahun mendatang.

Sekolahnya nanti berbentuk masterclass online. Ada kelas produksi musik, song writing, performing, sampai bisnis musik. Kita udah syuting, udah siap,” ujar mereka.

Grup ini tidak ingin berhenti pada satu genre saja. Mereka ingin menjadikan sekolah tersebut wadah eksplorasi lintas gaya, dari pop hingga jazz dan dangdut. “Kalau semua berjalan lancar, kita akan buka ke semua lini musik. Eksperimen juga termasuk dangdut, jazz-rock, jazz-dut, semuanya,” tambah mereka sambil tertawa.

Namun di balik rencana besar itu, Maliq tetap menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar bisnis pendidikan. Bagi mereka, ini bentuk dedikasi untuk membangun ekosistem musik yang lebih kuat. Mereka ingin berbagi pengalaman nyata, hal-hal nonteknis yang sering terlupakan, tetapi justru menentukan profesionalitas seorang musisi.

MALIQ & D'Essentials

Selama hampir 24 tahun, Maliq & D’Essentials telah berhasil mempertahankan ciri khas mereka tanpa harus mengikuti tren pasar. Mereka tetap setia pada karakter musik yang hangat, soulful, dan penuh makna, sambil terus beradaptasi dengan perubahan zaman.

Maliq tidak pernah mengikuti tren genre. Namun, kami selalu belajar tentang tren dalam konteks budaya: fashion, cara promosi, bisnis, semuanya adalah bagian dari musik,” kata mereka.

Pendekatan ini membuat Maliq & D’Essentials tetap relevan di berbagai era. Mereka tidak pernah berhenti bereksperimen, tetapi tetap menjaga fondasi yang membuat mereka dicintai oleh berbagai generasi. Musik mereka bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga cara untuk menyampaikan semangat hidup dan koneksi yang tulus antara musisi dan pendengarnya.

Dengan konsistensi tersebut, Maliq & D’Essentials terus membuktikan bahwa keaslian tidak akan pernah pudar. Di tengah perubahan tren yang cepat, mereka tetap menjadi simbol bahwa musik yang berasal dari hati selalu menemukan jalannya kembali.

 

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *