Music News
Strange Fruit Hadirkan “Iridescent” Versi Hypnodubmix Garapan Jonathan Kusuma
Lagu “Iridescent” dari Strange Fruit sudah dapat dinikmati di semua platform musik digital.
Ada momen tertentu dalam sejarah musik ketika sebuah band bertemu dengan produser yang tepat, lalu pertemuan itu tidak berhenti pada sentuhan teknis di ruang rekaman, tetapi justru membuka jalan baru dalam perjalanan kreatif mereka.
Banyak yang mengingat bagaimana Primal Scream dan Andrew Weatherall pada awal 90-an mengubah lagu “I’m Losing More Than I’ll Ever Have” menjadi “Loaded”, sebuah transformasi yang pada akhirnya mengantar mereka menuju ‘Screamadelica’ dan menggeser arah musik Inggris.
Kolaborasi Strange Fruit dan Jonathan Kusuma mungkin tidak bekerja dalam konteks sejarah yang sama, tapi spirit yang muncul terasa seirama: pertemuan yang lahir dari pergaulan dekat, keselarasan selera, dan keberanian untuk membiarkan sebuah lagu ditafsir ulang dengan pendekatan yang baru.
Dari situ lahirlah “Iridescent” (Jonathan Kusuma Hypnodubmix), remix pertama dari empat versi baru yang akan hadir sebagai bagian dari proyek EP ‘Drips’. Tiga remix lainnya digarap oleh para produser elektronik dengan karakter berbeda dan akan dirilis secara berkala hingga menjelang peluncuran EP penuh pada Maret 2026.
Dalam Hypnodubmix miliknya, Jonathan Kusuma, atau Ojon, sebagaimana ia dikenal di lingkaran musik elektronik, membawa Iridescent ke wilayah yang lebih pekat dan meditatif. Ia membongkar struktur asli lagu tersebut, menyisakan elemen yang dianggap esensial, lalu menyusunnya kembali menjadi lanskap suara yang bergerak perlahan dan mengikat.
Bass yang berdetak mantap, pola dub yang melandai, repetisi ritmis, dan dinamika ruang yang luas menciptakan efek hipnotik yang menjadi ciri khas Ojon. Di atasnya, vokal Baldi muncul lembut seperti cahaya yang memantul di ruang berkabut, memberi rasa trans yang menempel lama setelah lagu berakhir.

Jonathan Kusuma (credit: Dennis Arthur)
Kolaborasi ini terjalin secara natural karena Strange Fruit sendiri sudah lama bersentuhan dengan kultur elektronik. Baldi Calvianca aktif sebagai produser dan DJ, sementara Irza Aryadiaz tampil sebagai live electronic performer dengan moniker Mister Ears. Ketertarikan mereka pada ambient, kraut, leftfield, dan ranah dansa bukan tren singkat, tetapi bagian dari perjalanan panjang identitas artistik mereka.
Di sisi lain, Ojon bergerak lincah melintasi dua dunia sekaligus: elektronik dan band. Ia dikenal lewat katalog internasionalnya di Cocktail d’Amore, Correspondant, Sound Metaphors, ENE Records, hingga berbagai label lain, sembari tetap terlibat dalam proyek band seperti Space System.
Set DJ-nya kerap memadukan groove elektronik dengan sentuhan gitar yang raw dan atmosferik, terutama ketika tampil bersama kolektif Dekadenz. Perpaduan dua dunia itu membuat Hypnodubmix terasa bukan sekadar versi alternatif, melainkan sebuah titik temu dua perjalanan yang sudah lama berjalan berdampingan.
“Iridescent” (Jonathan Kusuma Hypnodubmix) dirilis melalui Gentle Tuesday Recordings pada 10 Desember 2025 secara eksklusif di Bandcamp, sebelum tersedia di seluruh layanan streaming pada 17 Desember 2025. Rilisan ini menjadi pintu masuk menuju hadirnya EP ‘Drips’ pada 2026.
Strange Fruit dibentuk di Jakarta pada 2012 dengan formasi Baldi Calvianca, Irza Aryadiaz, John Tampubolon, Nabil Favian, dan Dino Kristianto. Mereka dikenal menggabungkan shoegaze dengan elemen electronica bertempo lambat, membangun lanskap suara yang dreamy, melodi yang menggantung, dan ritme dansa yang tenang.
Pada 2015 mereka merilis EP ‘Dolphin Leap’, dan setelah jeda panjang, mereka kini kembali dengan mini album baru yang akan tiba pada 2026 di bawah label Gentle Tuesday Recordings dan membuka tahap eksplorasi kreatif berikutnya.
Support Gigsplay Dengan Saweria