Flash News
AMIS & Nuanssa.inc Persembahkan Film Pendek “Cinta Kadang Anjing”
Rumah produksi Nuanssa kembali membuat gebrakan. Kali ini mereka menggandeng penyanyi sekaligus penulis lagu penuh kontroversi, Aldy Amis (yang akrab disapa Amis), untuk merilis film pendek yang diadaptasi dari lagu viralnya, “Cinta Kadang Anjing”.
Karya ini akan tayang perdana pada 13 Agustus 2025, yang menghadirkan terjemahan visual dari sebuah lagu yang sudah lebih dulu mengguncang media sosial dan memantik percakapan di jagat musik Indonesia.
Film pendek ini disutradarai oleh Benjamine Gama Nusantara, yang dikenal akan pendekatan visualnya yang tajam. Ia membawa cerita lagu ke layar dengan sentuhan dramatis sekaligus eksperimental, memadukan momen lucu, liar, dan menyayat hati menjadi satu rangkaian narasi yang intens.
Barisan pemainnya pun bukan sembarangan: Bobby Marjinal, Vania Valencia, dan Nusa Wicastya mengambil peran penting yang bersama-sama membentuk dinamika karakter penuh konflik, hasrat, dan kegilaan cinta.
Bobby Marjinal memerankan sosok ayah yang kompleks, penuh ambiguitas antara kasih sayang dan obsesi. Vania Valencia tampil memukau dengan emosi yang terus bergerak dari lembut hingga meledak, sementara Nusa Wicastya mencuri perhatian lewat adegan-adegan “gila” yang tetap sarat makna. Ketiganya memerankan karakter yang bergerak di ruang abu-abu, menghadirkan cerita yang sulit ditebak namun sangat mudah dirasakan.
“Cinta Kadang Anjing” pertama kali dirilis pada pertengahan 2024. Lagu ini mencuri perhatian publik karena liriknya yang blak-blakan namun tetap puitis, mengangkat kekacauan batin yang akrab bagi mereka yang terjebak dalam hubungan toksik.
Amis, yang kerap tak segan mengaduk-aduk batas kenyamanan publik lewat karya-karyanya, mengakui bahwa lagu ini adalah potret jujur dari sisi cinta yang jarang dibicarakan. “Cinta kadang manis, tapi juga bisa seperti anjing: liar, menyakitkan, dan tak bisa dikendalikan. Film ini mencoba menangkap sisi itu,” ujarnya.
Adaptasi film ini tidak hanya sekadar memindahkan cerita lagu ke layar. Benjamine Gama Nusantara membangun dunia yang memadukan keindahan visual dengan kekacauan emosional.
Sinematografinya bermain dengan kontras yang ekstrem: adegan-adegan indah di satu sisi, lalu seketika meledak menjadi potret kekacauan yang brutal namun nyata. Setiap frame dirancang untuk membuat penonton merasakan tarikan antara cinta dan luka, harapan dan kehancuran, kelembutan dan kemarahan.
Sebagai medium visual, film ini memberikan lapisan baru bagi lagu yang sudah punya tempat di hati banyak pendengarnya. Jika versi audio menghadirkan pengalaman batin yang intens, maka versi filmnya menambahkan bobot visual yang membuat emosi terasa lebih dekat dan menyentuh.
“Cinta Kadang Anjing” dalam format film pendek ini rencananya akan tayang perdana di kanal YouTube resmi AMIS pada 13 Agustus 2025. Publik yang sudah mengenal lagunya bisa mengharapkan interpretasi visual yang lebih liar, jujur, dan tanpa kompromi, sebuah kolaborasi antara musik dan film yang berani menantang batas kenyamanan, namun justru di sanalah letak kejujurannya.
Dengan kombinasi lirik yang sudah terbukti memikat, akting yang intens, dan eksekusi visual yang matang, film pendek ini berpotensi menjadi salah satu rilisan paling dibicarakan di tahun 2025. Nuanssa dan Amis tampaknya tak hanya ingin membuat karya, tetapi juga meninggalkan bekas yang sulit dihapus dari benak penonton.
Support Gigsplay Dengan Saweria
